Sebelum masuk pada pembahasan teorema dasar kalkulus, teman-teman harus lebih dulu memahami rumus-rumus integral tentu yaitu sebagai berikut.
1. ∫bakf(x)dx=k∫baf(x)dx
2. ∫ba(f(x)+g(x))dx=∫baf(x)dx+∫bag(x)dx
3. ∫ba(f(x)-g(x))dx=∫baf(x)dx-∫bag(x)dx
4. ∫baf(x)dx=-∫abf(x)dx,a>b
5. ∫caf(x)dx=∫baf(x)dx+∫cbf(x)dx
2. ∫ba(f(x)+g(x))dx=∫baf(x)dx+∫bag(x)dx
3. ∫ba(f(x)-g(x))dx=∫baf(x)dx-∫bag(x)dx
4. ∫baf(x)dx=-∫abf(x)dx,a>b
5. ∫caf(x)dx=∫baf(x)dx+∫cbf(x)dx
Rumus-rumus di atas membantu kita dalam menyelesaikan soal-soal integral tentu nanti.
Perhatikan contoh-contoh di bawah ini.
1. ∫2-16x2dx=6∫2-1x2dx
=6[x33]2-1
=2(23-(-1)3)
=2(8+1)
=18
2. ∫2-1(6x2-4x)dx=∫2-16x2dx-∫2-14xdx
=[2x3]2-1-[2x2]2-1
=18-6
=12
3. Bila |x| menyatakan nilai mutlak, hitunglah ∫3-1|x|dx.
Solusi:
f(x)=|x| berubah nilainya pada titik x=0 (lihat gambar), sehingga harus diselesaikan sebagai berikut.
∫3-1|x|dx=∫0-1|x|dx+∫30|x|dx
=∫0-1(-x)dx+∫30xdx
=[-12x2]0-1+[12x2]30
=-12(02-(-1)2)+12(32-02)
=12+92
=5
Nah, sekarang kita akan membahas lebih lanjut mengenai teorema dasar kalkulus...
Yang dimaksud dengan teorema dasar kalkulus adalah suatu teorema yang mendasari kalkulus dan harus diingat secara permanen.
Andaikan f fungsi kontinu pada selang [a,b] dan andaikan F fungsi sebarang anti turunan dari f, maka:
∫baf(x)dx=F(b)-F(a)
∫baf(x)dx=F(b)-F(a)
1. ∫2-1x2dx=[x33]2-1
=233-(-1)33
=83+13
=3
2. ∫π40sin32xcos2xdx=∫π40sin32xd(sin2x)2
=12∫π40sin32xd(sin2x)
=12[sin42x4]π40
=18(sin4π2-sin40)
=18(1-0)
=18
Jika f kontinu pada selang [a,b] dan x adalah sebuah (variabel) titik dalam [a,b], maka:
F′(x)=ddx(∫xaf(t)dt)=f(x)
F′(x)=ddx(∫xaf(t)dt)=f(x)
1. ddx(∫x20(3t+1)dt)=ddx[3t22+t]x20
=ddx(32x4+x2)
=6x3+2x
Teorema Simetri, Teorema Periodik, dan Teorema Nilai Rata-Rata
A. Teorema Simetri
Teman-teman pasti sudah tahu bahwa suatu fungsi genap jika f(-x)=f(x), dan ganjil jika f(-x)=-f(x). Untuk fungsi yang demikian berlaku:
1. ∫a-af(x)dx=2∫a0f(x)dx, jika f fungsi genap.
2. ∫a-af(x)dx=0, jika f fungsi ganjil.
2. ∫a-af(x)dx=0, jika f fungsi ganjil.
Contoh Soal:
1. ∫5-5x5x2+4dx=...
Solusi:
f(x)=x5x2+4
f(-x)=(-x)5(-x)2+4=-x5x2+4=-x5x2+4=-f(x)
Karena f(-x)=-f(x), maka f(x)=x5x2+4 adalah fungsi ganjil. Sehingga,
∫5-5x5x2+4dx=0
2. ∫π-πcos(x4)dx=...
Solusi:
f(x)=cos(x4)
f(-x)=cos(-x4)=cos(-x4)=cos(x4)=f(x)
Karena f(-x)=f(x), maka f(x)=cos(x4) adalah fungsi genap. Sehingga,
∫π-πcos(x4)dx=2∫π0cos(x4)dx
=2(4)[sin(x4)]π0
=8(sinπ4-sin0)
=8(1√2-0)
=8(1√2)
=4√2
B. Teorema Periodik
Suatu fungsi adalah periodik jika terdapat suatu bilangan p sedemikian sehingga f(x+p)=f(x), untuk semua bilangan rill dalam daerah definisi f. Bilangan p adalah periode untuk fungsi periodik tersebut. Jika f suatu periodik dengan periode p, maka:
∫b+pa+pf(x)dx=∫baf(x)dx
Contoh Soal:
1. Hitunglah ∫2π0|sinx|dx
Solusi:
∫2π0|sinx|dx=∫π0|sinx|dx+∫2ππ|sinx|dx
=∫π0|sinx|dx+∫π+π0+π|sinx|dx
=∫π0|sinx|dx+∫π0|sinx|dx
=2∫π0|sinx|dx
=2∫π0sinxdx
=2[-cosx]π0
=2(-cosπ-(-cos0))
=2(1+1)
=4
C. Teorema Nilai Rata-Rata untuk Integral
Jika f fungsi kontinu pada selang [a,b], maka terdapat suatu c di antara a dan b sedemikian sehingga:
∫baf(x)dx=f(c)(b-a)
Contoh Soal:
1. Carilah nilai c sedemikian sehingga ∫31f(x)dx=f(c)(3-1), jika f(x)=x2.
Solusi:
∫31f(x)dx=∫31x2dx
=[x33]31
=273-13
=263
∫31f(x)dx=f(c)(3-1)
263=c2(2)
c2=266
c=±√266
c=±√133
c=±√393
Untuk c=-√393 tidak memenuhi karena tidak terletak dalam selang [1,3]. Jadi, c=√393
2. Carilah nilai rata-rata dari f pada [1,3] jika f(x)=x2.
Solusi:
Dari ∫baf(x)dx=f(c)(b-a) didapat ∫baf(x)dx(b-a)=f(c)
Pada contoh 1 kita telah memperoleh ∫31x2dx=263. Jadi, nilai rata-rata dari f pada [1,3] adalah
f(c)=∫baf(x)dx(b-a)
=∫31x2dx(3-1)
=2632
=266
=133
Dalam contoh 1, terlihat bahwa untuk fungsi ini,
f(c)=c2
f(√393)=(√393)2
=399
=133
0 komentar:
Posting Komentar